Skip to main content

menggugah rasa

di tengah ke-hectic-an menulis laporan degan 100 halaman, di tengah kondisi badan yang batuk dan bersin tak menentu, di saat kesunyian siang hari tercipta, lagu ini mengalun pelan menggugah rasa dalam dada ini. entah harus kusebut apa rasa ini, rasa yang begitu kurindukan bersama dengan orang orang yang pernah seperjuangan.

seketika itu juga ingatan ini kembali pada masa yang lalu, masa di mana aku berdiri dengan gagah perkasa di lantai istora, tentunya bersama mereka, orang orang yang tidak kenal lelah dan tidak mudah berputus asa. meskipun saat itu lagu ini tidak berkumandang, tetap saja, mengharukan rasa. lagu ini menelisik ruang hampa dalam dada yang entah mengapa begitu merindukannya. bar demi bar mengalun lembut seakan meneriakkan 'hey inilah kami MBUGM hadir disini dengan membawa serta nama harum Universitas Gadjah Mada' lagu ini seakan mengisyaratkan bentuk dari sebuah perjuangan keras, tetes peluh keringat telah dilewati dan akan memasuki gerbang pencapaian maksimal tanpa batas.

ah lagu ini penuh memori meskipun saat itu lagu ini tidak berkumandang tetap saja mengingatkan kembali pada masa itu. masa di mana aku bisa berdiri tegak dengan debaran dalam dada dan taburan senyuman, untuk penampilan yang maksimal bersama dengan puluhan orang hebat di lantai istora.

Hymne Gadjah Mada - ciptaan Adika Putra Perdana




Comments

Popular posts from this blog

Kematangan

Saya selalu suka membaca tulisan Uni Hesty di instagram. Seseorang yang sedang berusaha menyelesaikan study phd nya di negeri kangguru. Saya tidak kenal dia, saya hanya mampir ke profilenya setelah mendapatkan info dari Amrazing. Tulisannya manis, bisa bikin senyum sendiri sepanjang hari. Satu hal yang saya salut, dia menikmati semua waktunya yang tidak pasti bersama dengam orang yang dia sukai. Dia mengutarakannya dan tetap berada di sisinya meskipun orang yang dia sukai memberikan warna abu abu. Bukankah itu berat? Seperti tau dengan adanya penolakan tapi tidak dibarengi dengan pengusiran. Masih menjadi teman diskusi, bercanda dan melewati hari. Saya selalu terharu membaca setiap tulisannya. Sudah bukan roman picisan ala jaman anak SMA. Dia sudah matang secara perasaan. Send all warm regards to you mba, tetap bahagia ya :')

dresses

desain baju awal *source: om google* hasil masukkin kain ke tukang jait yah beda tipis. tipis beda. beda renda. beda saku. beda bahan. beda total -___- fyi gara gara bikin ini baju, 4 taun lalu gue ga dapet baju lebaran. uang kain sama uang jahit bahkan lebih mahal jaaaauh dibanding jatah duit lebaran yang mau dikasih ibu. dan asal lo tau sampe sekarang baju ini cuma kepake sekali doang. sekali selama 4 tahun. what the heck are you doing cil hah sok gaya mau ikutan cosplay nyatanya gapernah sekalipun -.- yah apa mau dikata, that's so me. suka membuat hal baru bahkan yang useless sekalipun.

Jalan Masa Depan

Tetiba kepikiran sama pekerjaan yang sekarang. Suka banget sama kantornya kenapa? Karena kerjaannya bukan? Atau sama orang orangnya? Atau karena peraturannya? Selama ini suka banget sama orang orangnya. Rasanya bukan kayak berangkat kantor tapi berangkat main. Kalo misalkan mereka ngga ada dan tergantikan gimana? Aku ngga siap kayaknya :') Satu udah pergi, satu lagi juga mau pergi. Yang satunya belum tentu bakal ada disitu terus. Rasanya pengen bilang kalo udah disini aja ngga usah kemana mana. Tapi masa depan kan di tangan masing masing, ngga bisa ngikutin, ngga bisa dipaksain. Pada akhirnya semua akan ada di jalan pilihannya sendiri. Manusia memang makhluk sosial, tapi juga bukan tempat untuk bergantung. Harus belajar ikhlas. People change anytime. Dijaga aja kenangannya biar ngga pudar :')