Skip to main content

glad to know marching band?

ada beberapa poin yang menggelitik dari seorang mba Eka Malta (section pit instrument) MBUGM (rotasinya lupa ehe) yang sempet muncul di timeline twitter beberapa waktu yang lalu. tentang bagaimana banyak hal dapat diambil ketika lo berkomitmen untuk mengikuti sebuah UKM bernama marching band. dan di sini gue coba mengulasnya dengan beberapa pengalaman dan sudut pandang gue sendiri.

1. You learn to know your limitation, physically and mentally. Then you learn how to push it further.
bangeet kalo ini mah ngerti banget gue, dimana batas keambrukan gue terjadi. keseringan yang terjadi adalah fisik gue masih mampu bertahan tapi mental gue uda down. teriakan, makian, tangisan bahkan mewarnai hidup gue disini. hingga keluar itu kata kata "kami bukan robot..." #HolidayCamp2011 #DayFour #PurnaBudaya #SemingguSebelumKarantinaSatu.
gue rasa hal ini berguna kalo emang lo mau kerja di perusahaan dengan sistem yang sangat sangat manajemen, dari jabatan atas ke bawah dan timbal balik harus dilakukan dari jabatan bawah ke atas. Bukan hal yang ga mungkin kalo besok lo kerja pasti dapat banyak tekanan, dari pimpinan, terkait ADRT, gosip murahan tentang diri lo daan banyak lagi lainnya.jadi bisa sangat dipastikan pelajaran ini bisa diambil hikmahnya.

2. You learn about dicipline. To be punctual. How to manage time. It is really hardwork though.
entah karena gue yang emang uda dari sononya selengean, ga pernah bisa gue berdamai dengan yang namanya waktu. walaupun uda dikasih hukuman kalo ga disiplin juga tetep aja gue masih nyantai ala ala di pantai. kalo di marching sih masih mending udah yah lumayan on time. tapi jangan liat gue kalo kuliah, seenak jidat kali masuk kelas telat setengah jam juga biasa (maap pak/bu dosen yaa :p).
serunya kalo lo punya aktivitas lain di luar marching yang pasti bakal bikin penuh jadwal agenda, dan mau ga mau lo harus atur waktu buat semuanya, kaya gue kemarin yang sempet ngepart time, marching juga kuliah. tapi sebenernya dengan ga adanya aktivitas lain disamping marching uda bikin lo super sibuk, atur jadwal kapan harus belajar, kapan harus ngerjain laporan, kapan waktu buat keluarga, dan kapan waktu buat temen temen. itu susaah, aseli susah. ada beberapa orang yang bisa sukses dalam pembagian waktunya (kaya pacar gue ehem) dan ada juga yag harus mengorbankan sesuatu hal demi sesuatu hal lain (gue contohnya karena gue agak yah kurang disiplin). hikmah yang bisa gue ambil dari hal ini adalah dalam menghadapi dunia kerja besok pasti akan ada banyak hal yang memerlukan manajemen waktu untuk menuju sukses. kecuali kalo emang lo cuma pengen bertahan dengan siklus bangun - kerja - tidur. well suka suka lo aja sih.


3. You'll learn how to speak in public too. How to work with almost 200 ppl in one team.
penting! amat sangat penting bagi orang yang ga biasa dengan tatapan banyak orang yang menuju satu titik, diri lo. untuk membuatnya jadi terbiasa adalah dengan membiasakan diri terus menerus untukm berbicara di depan. pengalaman yang gue dapet dan berasa banget adalah ketika jadi tim teknis latsar, dimana lo harus ngehandle banyak orang (dalam kasus gue color guard) dan melatih mereka. di sini gue dituntut untuk bisa menjadi sosok seorang pemimpin dalam mengkomando para serdadunya. well terdengar menyenangkan tetapi akan berubah menjadi tidak menyenangkan ketika ada serdadu lo yang nyolot dan mulai ga disiplin. walaupun akhirnya dia memang keluar dari barisan serdadu dan fase kepemimpinan gue di mata mereka masih terbilang apik. tapi pada kenyataannya gue failed sebagai seorang pemimpin di bidang yang ga gue kuasai sama sekali (drill section - baris berbaris), well itu akan menjadi sebuah pelajaran mungkin untuk kedepannya :| dan sekarang public speaking gue diuji kembali dengan menjadi asisten pelatih sampai akhir periode ini. oh God.
tentang kerja sama, yah bisa dibilang susah untuk player sebanyak ini bisa kerja sama bila dengan waktu singkat. butuh waktu dan tidak ada kata egois dibutuhkan di dalam sini. penampilan akan terlihat wow dan memukau serta berhasil apabila semua player mampu mengesampingkan ke-ego-ism mereka

4. You also get a chance to learn about organization and its dynamic.. Involve in a conflict and learn how to solve them.
gue baru ngerasain ini di tahun kedua gue di marching. tahun pertama gue player dan cuma sebatas ikut kepanitiaan dan ga ikut organisasi sama sekali. banyak banget konflik yang terjadi mulai dari resign, indicipline hingga pressure dari pihak luar. belum lagi banyak aturan aturan yang harus amat sangat diperhatikan dalam menjalankan sesuatu hal. gue akuin organisasi di MBUGM ini emang gede dan banyak aturan terutama di bidang gue di humas;eksternal, web, social media, juga hubungan dengan pihak alumni. satu kata, rebet. tapi gue yakin pasti hal ini berguna dalam dunia kerja besok yang pasti harus ekstra hati hati dan sesekali melihat aturan yang berlaku kembali #EksternalHumas #WebSocmed #Alumni

5. You will have a new family and friends,and maybe get some enemies also.
well i called them family :) imel, nokia, cepi, vicky, cempluk, agung, ela, ical :3
lo bakal dapet banyak temen dari segala penjuru UGM. bahkan berdasarkan pengalaman gue, mau kemana pun lo pergi pasti ketemu sama anak marching band UGM. entah itu senior, anggota baru, player yang uda ga aktif, ataupun temen latsar. dan itu bener bener terbukti sampe gue ke tempet kakak gue di depok dimana temen sebelah kamar kosan dia adeknya calon anggota baru yang lagi ikut latsar ._.
ow ya, siapa tau lo juga bakal dapet jodoh kaya gue :"3 #LintasSection #LintasJurusan #GeryMaulana

6. Oh,of course you'll learn a lot about music. A lot a lot.
nah yang ini bener banget nih. gue jadi ngerti yang namanya tempo juga birama dan karena gue di section color guard gue jadi bisa ngerti dikit dikit tentang balet. sesuatu yang gue pingin dari kecil tapi ga kesampean. tapi tetep aja masih kalah kalo dibandingin sama player musik yang bahkan gue ga bisa ngerti gimana mereka memahami setiap nada yang ada dengan nyanyian bahkan berpola. yang gue ngerti sebagai color guard cuma mengingat gerakan, endurance fisik yang beradu dengan tempo, juga belajar menyeimbangkan gerakan sendiri dengan color guard lain.

ternyata banyak juga hal hal yang uda gue lewatin selama setahun hampir dua tahun gue di dunia marching. pengalaman yang ga akan terlupakan tapi tetep kalo ditanya masih mau lanjut membangun karir di dunia marching? 

err no thanks, that's enough.
best regards, silvins <3



Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

nindi onnie, this is kind of little cute things right :">

berawal dari ketidakada kerjaan, senggang sesenggang senggangnya, gambar dan coretan kreatif ini dibuat. dalam sehelai tissue ini, terdapat coretan lugas yang dibuat oleh dua orang gadis polos nan lugu. tersangka utama adalah nindita nilasari dan silvia noordiana (aku). seharusnya kita berdua dengerin LPJ para pengurus harian marching yang emang saat itu lagi diadakan di ruang sidang 3 di gelanggang mahasiswa UGM. entah karena rasa bosan yang sudah amat sangat diiringi dengan rasa kelaparan yang tinggi akhirnya sehelai tissue kreatif ini berhasil dibuat. seru kan, obrolan kita ga penting sebenernya di sini, cuma sebuah coretan untuk membunuh waktu ahah yuk nindi onnie kapan lagi kita corat coreet :3 oh sebelumnya, jigeumeun non yoja ireumen, nindita onnie imnida :) nama panjangnya nindita nilasari, sekarang ini lagi kuliah di UGM jurusan bahasa korea. karena aku juga suka korea banget bahkan super maksi sukanya jadilah kita berbahasa koreaan :3 selain itu nih yaaaa mau ...

Jalan Masa Depan

Tetiba kepikiran sama pekerjaan yang sekarang. Suka banget sama kantornya kenapa? Karena kerjaannya bukan? Atau sama orang orangnya? Atau karena peraturannya? Selama ini suka banget sama orang orangnya. Rasanya bukan kayak berangkat kantor tapi berangkat main. Kalo misalkan mereka ngga ada dan tergantikan gimana? Aku ngga siap kayaknya :') Satu udah pergi, satu lagi juga mau pergi. Yang satunya belum tentu bakal ada disitu terus. Rasanya pengen bilang kalo udah disini aja ngga usah kemana mana. Tapi masa depan kan di tangan masing masing, ngga bisa ngikutin, ngga bisa dipaksain. Pada akhirnya semua akan ada di jalan pilihannya sendiri. Manusia memang makhluk sosial, tapi juga bukan tempat untuk bergantung. Harus belajar ikhlas. People change anytime. Dijaga aja kenangannya biar ngga pudar :')

Looking for a friend

What do you see from your parents? I just see religion, less love and affection. The way you communicate is important, how you can feel alive and be the person loved at home. The things I know is, I don't want to raise my children like my parents raised me. That's not good and not appropriate. Yes, I'm aware of the religion but I didn't get any value and advice. Mostly are unreasonable explanation and I can't get any good discussion. Either way I got high voice upon me or they didn't hear any words came through my mouth. I'm an adult already, need a discussion in both way not just 'Hey, we're your parents. You can't say anything againts us, it's not allowed in our religion'.