senang riang cerah. amat sangat.
hari ini seharusnya penjurian FC yang diadakan dari pukul 8 pagi hingga waktu yg tidak ditentukan.
dan harusnya pula aku ikut serta sebagai kandidat. tapi yah pada kenyataannya kasur cantikku seakan enggan melepas kepergianku.
diawali dengan bangun siang guling sana guling sini. mandi pagi. beres beres kamar. rapi rapi hand out yang bertebaran semester 3 kemarin. pilah pilah hand out baru buat uts besok. hingga cuci cuci sepatu pun aku lakukan hari ini. and you know what rasanya bahagia bangeeet. uda lama ga punya waktu buat diri sendiri dan uda lama ga berada di rumah selama hampir setengah hari seperti sekarang ini.
entah. mungkin karena kegiatan yang terlalu banyak juga perasaan yang tak menentu di mana sebenernya pencarian jati diri ini berujung yang menyebabkan rasa dalam dada ini meledak. hingga menangis tak tentu arah dan tak kenal waktu. pundak ini berat seakan menanggung banyak beban.
tapi hari ini entah mengapa pundak ini terasa ringan. keputusan pun sudah aku ambil meski aku tau akan berdampak pada buruknya komunikasi dengan mereka. tapi sudahlah.
aku sudah lelah menjaga citra baikku terhadap orang lain dan aku sudah lelah dengan peraturan yang ada.
biarkan aku melakukan apa yang kumau sekali ini saja.
sekali ini saja dengan tidak menghadiri penjurian itu.
hari ini seharusnya penjurian FC yang diadakan dari pukul 8 pagi hingga waktu yg tidak ditentukan.
dan harusnya pula aku ikut serta sebagai kandidat. tapi yah pada kenyataannya kasur cantikku seakan enggan melepas kepergianku.
diawali dengan bangun siang guling sana guling sini. mandi pagi. beres beres kamar. rapi rapi hand out yang bertebaran semester 3 kemarin. pilah pilah hand out baru buat uts besok. hingga cuci cuci sepatu pun aku lakukan hari ini. and you know what rasanya bahagia bangeeet. uda lama ga punya waktu buat diri sendiri dan uda lama ga berada di rumah selama hampir setengah hari seperti sekarang ini.
entah. mungkin karena kegiatan yang terlalu banyak juga perasaan yang tak menentu di mana sebenernya pencarian jati diri ini berujung yang menyebabkan rasa dalam dada ini meledak. hingga menangis tak tentu arah dan tak kenal waktu. pundak ini berat seakan menanggung banyak beban.
tapi hari ini entah mengapa pundak ini terasa ringan. keputusan pun sudah aku ambil meski aku tau akan berdampak pada buruknya komunikasi dengan mereka. tapi sudahlah.
aku sudah lelah menjaga citra baikku terhadap orang lain dan aku sudah lelah dengan peraturan yang ada.
biarkan aku melakukan apa yang kumau sekali ini saja.
sekali ini saja dengan tidak menghadiri penjurian itu.
Comments
Post a Comment