halo apa kabar? lama sudah kita tak bersua
kau menanyakan kabar gadis itu? oh, masih sama seperti kemarin, menjalani hari penuh dengan ilmu dan juga penuh dengan orang orang yang sempurna. hanya saja sebentar lagi akan ada ujian akhir semester atau yang biasa disebut seorang mahasiswa sebagai UAS.
well, mungkin dulu seorang gadis ini ingin menjadi yang terbaik, ingin berusaha dengan tenaganya sendiri dan berjuang dengan keringatnya sendiri. perjalanan penuh lika liku pemikiran telah ditempuh dan senyum terkembang ketika suatu angka itu muncul. angka yang tidak dapat dibilang sempurna tapi bisa dikatakan lebih dari cukup yang cukup membuat perasaan puas itu ada atas jerih payahnya selama ini. seorang yang ambisius dan penuh tekad.
yah mungkin seseorang seperti itu sudah jauh pergi, meninggalkan seorang gadis yang bahkan tidak tahu apa yang harus dilakukan ketika memasuki dunia baru yang sama sekali berbeda. semua terlihat begitu ambisius dan mengalami kemajuan pesat. sementara dia terdiam di ujung jalan, menanti adanya penyelamat yang akan mengeluarkannya dari segala kemunafikan ini. dia terdiam melihat semua tingkah laku orang di dalam dunianya dan seketika itu juga merasa muak. keinginan untuk menjadi sama rata dengan orang lain menghampirinya. kenapa tidak? apakah harus? dan apakah mungkin? pertanyaan yang hampir gadis itu lontarkan untuk setiap harinya. hari penuh sandiwara.
dan ketika waktu demi waktu berlalu gadis itu menyadari bahwa semua orang tidaklah harus menempuh jalan yang sama. mungkin apa yang dicarinya tidak ada di dalam sana, dalam dunia penuh keegoisan. mungkin sudah saatnya gadis ini menempuh jalan yang tidak biasa dilalui oleh gadis lain. dan mungkin sudah saatnya mengakhiri segala tanda tanya.
gadis ini berusaha kuat, bukan dengan sikap ketidakpedulian terhadap dunia penuh tekad itu, tapi dengan tangannya yang kecil, dia berusaha menyelesaikan apa yang harus diselesaikan dan menutup matanya dari segala arah pandangan tajam dalam dunia penuh tekad itu.
kau menanyakan kabar gadis itu? oh, masih sama seperti kemarin, menjalani hari penuh dengan ilmu dan juga penuh dengan orang orang yang sempurna. hanya saja sebentar lagi akan ada ujian akhir semester atau yang biasa disebut seorang mahasiswa sebagai UAS.
well, mungkin dulu seorang gadis ini ingin menjadi yang terbaik, ingin berusaha dengan tenaganya sendiri dan berjuang dengan keringatnya sendiri. perjalanan penuh lika liku pemikiran telah ditempuh dan senyum terkembang ketika suatu angka itu muncul. angka yang tidak dapat dibilang sempurna tapi bisa dikatakan lebih dari cukup yang cukup membuat perasaan puas itu ada atas jerih payahnya selama ini. seorang yang ambisius dan penuh tekad.
yah mungkin seseorang seperti itu sudah jauh pergi, meninggalkan seorang gadis yang bahkan tidak tahu apa yang harus dilakukan ketika memasuki dunia baru yang sama sekali berbeda. semua terlihat begitu ambisius dan mengalami kemajuan pesat. sementara dia terdiam di ujung jalan, menanti adanya penyelamat yang akan mengeluarkannya dari segala kemunafikan ini. dia terdiam melihat semua tingkah laku orang di dalam dunianya dan seketika itu juga merasa muak. keinginan untuk menjadi sama rata dengan orang lain menghampirinya. kenapa tidak? apakah harus? dan apakah mungkin? pertanyaan yang hampir gadis itu lontarkan untuk setiap harinya. hari penuh sandiwara.
dan ketika waktu demi waktu berlalu gadis itu menyadari bahwa semua orang tidaklah harus menempuh jalan yang sama. mungkin apa yang dicarinya tidak ada di dalam sana, dalam dunia penuh keegoisan. mungkin sudah saatnya gadis ini menempuh jalan yang tidak biasa dilalui oleh gadis lain. dan mungkin sudah saatnya mengakhiri segala tanda tanya.
gadis ini berusaha kuat, bukan dengan sikap ketidakpedulian terhadap dunia penuh tekad itu, tapi dengan tangannya yang kecil, dia berusaha menyelesaikan apa yang harus diselesaikan dan menutup matanya dari segala arah pandangan tajam dalam dunia penuh tekad itu.
Comments
Post a Comment