Skip to main content

hilang jati diri

selamat malam!

saat ini pukul 10.55 WIB di Kulonprogo. Mengapa saya posting late seperti ini? saya tidak bisa tidur, perasaan saya tidak karuan. hati tidak menentu. Masih 55 hari lagi dan saya merasa ingin pulang. Bukannya tidak betah, mungkin karena perasaan yang menjadi bimbang. Demi apapun ini, saya seperti ABG labil yang mencari jati diri. Seperti hilang ditelan malam.

Kemampuan penyesuaian diri saya bagaimana? Kemampuan bagaimana? apalah mau dikata, memang saya tidak berbakat, bahkan saya tidak tahu harus berbuat apa. Apa yang saya lakukan hanya mengikuti kesana kemari tanpa dasar yang jelas. Mau jadi apa? Apa yang dimau? Saya seperti seseorang yang kehilangan pegangan, tidak ada panutan. Lalu harus bagaimana? harus bertanya pada siapa? Saya hanya takut menjadi sampah yang memang tidak berguna. Saya hanya takut menjadi beban masalah, Apa pula perlu saya takuti? Saya merasa tidak kompeten dalam bidang saya, lalu apakah kalian masih mengandalkan saya? Saya tahu kalian ragu, bahkan saya pun juga ragu.

Comments

Popular posts from this blog

:--------3

gery maulana <3

dresses

desain baju awal *source: om google* hasil masukkin kain ke tukang jait yah beda tipis. tipis beda. beda renda. beda saku. beda bahan. beda total -___- fyi gara gara bikin ini baju, 4 taun lalu gue ga dapet baju lebaran. uang kain sama uang jahit bahkan lebih mahal jaaaauh dibanding jatah duit lebaran yang mau dikasih ibu. dan asal lo tau sampe sekarang baju ini cuma kepake sekali doang. sekali selama 4 tahun. what the heck are you doing cil hah sok gaya mau ikutan cosplay nyatanya gapernah sekalipun -.- yah apa mau dikata, that's so me. suka membuat hal baru bahkan yang useless sekalipun.

pembiasaan kecil

tadi pagi. sekitar jam 8 pagi. dengan badan yang masih mager di atas kasur, selimut masih terpapar di atas badan, mata masih merem melek, dan bantal yang masih jelas ada di atas kepala. pertanyaan itu datang dengan tiba tiba. keluar dengan raut muka polos dan (agaknya) sedikit khawatir. 'mba bapak sakit ya? dari kemarin ko di rumah terus kayanya' ucap mba sari, orang yang bantuin bersih bersih rumah, mencuci, menyetrika hingga memasak. mba sari berbisik untuk mengatakannya takut ucapannya mengganggu ketenangan rumah. dengan raut muka yang masih merem melek aku seolah enggan menanggapinya. bukan karena malas tetapi lebih pada kenyataan yang seketika itu juga menamparku. dengan keras. 'hah ega ko mba ga sakit apa apa' ujarku sambil tersenyum. entah mengapa hanya kalimat itu yang keluar dari mulutku. bukan, bukan karena memang ada suatu penyakit. hanya saja aku baru saja tersadar. mulai memasuki februari 2012 ini bapak sudah mulai pensiun. yang berarti pemasukan ...