Skip to main content

Posts

Showing posts from 2017

Mimpi buruk manusia

Rasa rasanya mulai kayak perempuan kebanyakan yang jengah tapi peduli sama omongan orang. Yang menurut mereka itu penilaian secara sosial. Itu...menakutkan. Karena menjalani rutinitas hidup jadi seperti menjalani ujian. Berharap mendapatkan penilaian positif dari semua orang. But well, you can't please everybody honey. That's so oh...even the harder you try will be the harder you feel that you are so small. Sejujurnya mereka punya hak untuk mengatakan apapun di depan atau di belakangmu. Dan kamu punya hak untuk tidak terusik dan sama sekali tidak menggubris omongan mereka. Sering kali seseorang lupa kalau dia hanyalah manusia biasa, makhluk ciptaan Tuhan yang tidak sempurna. Jadi jangan takut untuk tidak diterima secara sosial di lingkunganmu berada saat ini. Mungkin saja kamu hanya salah alamat, dan singgah untuk sementara.

Goyangan Kapal

Rupanya sama. Ada hal yang bikin sakit hati saat terucap tak sengaja. Ada jeda yang terasa panjang saat cerita keseharian terlontar tak tertanggapi. Pada intinya semua pengen bisa saling curhat, minta dukungan. Tapi mungkin kecanggungan bikin merenggang, jadi kesannya kayak jadwal kapal bentrok. Kita udah nungguin kapalnya ngga kunjung tiba. Kita ngga ada di dermaga, kapalnya dateng. Ngga kunjung bersambut. Masih bersyukur alhamdulillah, aku ada tempat pelarian. Tapi ibuk ngga ada. Mungkin udah saatnya bebenah.

Historical

Buat aku, kalo aku banyak ngeluh, berarti aku ngga jodoh sama pekerjaan itu. Well said, no more dramas, no more complaining, no more anxiety to go to office. Tapi semua harus dibayar dengan keputusan akhir depend on someone else. Rasanya aneh kalo bukan aku yang pegang bola. Yet, worth to stay though. Bye history.

Kecanduan

Alexandra Beno Wicaksono! Lol, can't believe that I addicted to this romance later. Jenuh sama Tere Liye, aku banting setir ke Ika Natassa. Agak capek ngikutin kebijakan kebijakan yang ditulis sama bang Tere 😂 Dulu malesnya baca novel, soalnya ceritanya kebanyakan cheesy dan agak....drama. Makin nambah umur jadi suka ngebandingin, kalo di dunia nyata over lebay sikapnya kayak di novel sih. Dan awalnya pengen baca si mba Ika nih dari Critical Eleven dulu, secara tiap ke toko buku pasti ada di depan novelnya. Tapi kok pupus harapan pas liat rating di good reads. Bagus sih, cuma ada satu komen yang bikin mikir makin realistis. Riset tentang anak yang meninggal habis dilahirkan dan kondisi fisik ibu dengan asi yang masih keluar sama sakitnya habis proses melahirkan itu terlupakan. Kondisi psikis keduanya lebih dominan dibanding rasa sakit fisik si ibu. Kalo diliat dari komen ini rasanya kok hmm iya juga ya. Tapi ya ngga tau pastinya, wong aku belom baca sih. Tapi tapi kalo...