Skip to main content

friend indeed? oh please

where are you?
have you got a boyfie?
how's college life?
how's family? your friend?
ah i don't know. that's for sure.

who are you?
i mean which one who can i call you as my friend?

semakin lama semakin samar. entah bagaimana mendefinisikannya. bagaimana memulainya saja aku tak tahu. dari mana semua bermula. terbentang jarak waktu dan perbedaan aktivitas mungkin bisa menjawab semuanya.
yang aku tak mengerti apa definisi dari sebuah kata teman atau bahkan sahabat itu sendiri. apakah hanya sebagai pendamping pengisi waktu luang. pengisi kekosongan. atau tempat berbagi suka duka canda tawa tangis bersama. atau terlebih lagi hanya merupakan tempat untuk show off semua harta kekayaan kebanggaan semua brand merk yang dipunya.

which one?


well i had one. one for my definiton in above.
simple sebenernya hanya saja entah mengapa aku merasa sedikit yah kecewa. mungkin memang tidak pantas bagiku untuk mengatakan hal ini. siapa aku dan apakah aku sudah memperlakukan semua teman dan sahabatku dengan baik. dengan layak dan penuh kasih sayang. not yet.

seseorang yang selalu mengagungkan kata sahabat hanya karena bersama sejak jaman masih mengenakan seragam merah putih itu. seseorang yang selalu berkata manis melalui media virtual yang bahkan berbeda sama sekali dengan perlakuan ketika bertatap muka langsung.  seseorang yang sama sekali jauh di luar jangkauan.

untuk itulah mengapa terkadang sendirian terkesan lebih menyenangkan. jauh dari kata munafik dan jauh dari kata show off yang selama ini mungkin tanpa sadar semua orang melakukannya. dan mungkin. mungkin kita semua harus berbenah diri. mana yang perlu dan mana yang tidak perlu. mana yang harus dilihat dan mana yang harus dibutakan.

Comments

Popular posts from this blog

nindi onnie, this is kind of little cute things right :">

berawal dari ketidakada kerjaan, senggang sesenggang senggangnya, gambar dan coretan kreatif ini dibuat. dalam sehelai tissue ini, terdapat coretan lugas yang dibuat oleh dua orang gadis polos nan lugu. tersangka utama adalah nindita nilasari dan silvia noordiana (aku). seharusnya kita berdua dengerin LPJ para pengurus harian marching yang emang saat itu lagi diadakan di ruang sidang 3 di gelanggang mahasiswa UGM. entah karena rasa bosan yang sudah amat sangat diiringi dengan rasa kelaparan yang tinggi akhirnya sehelai tissue kreatif ini berhasil dibuat. seru kan, obrolan kita ga penting sebenernya di sini, cuma sebuah coretan untuk membunuh waktu ahah yuk nindi onnie kapan lagi kita corat coreet :3 oh sebelumnya, jigeumeun non yoja ireumen, nindita onnie imnida :) nama panjangnya nindita nilasari, sekarang ini lagi kuliah di UGM jurusan bahasa korea. karena aku juga suka korea banget bahkan super maksi sukanya jadilah kita berbahasa koreaan :3 selain itu nih yaaaa mau ...

Jalan Masa Depan

Tetiba kepikiran sama pekerjaan yang sekarang. Suka banget sama kantornya kenapa? Karena kerjaannya bukan? Atau sama orang orangnya? Atau karena peraturannya? Selama ini suka banget sama orang orangnya. Rasanya bukan kayak berangkat kantor tapi berangkat main. Kalo misalkan mereka ngga ada dan tergantikan gimana? Aku ngga siap kayaknya :') Satu udah pergi, satu lagi juga mau pergi. Yang satunya belum tentu bakal ada disitu terus. Rasanya pengen bilang kalo udah disini aja ngga usah kemana mana. Tapi masa depan kan di tangan masing masing, ngga bisa ngikutin, ngga bisa dipaksain. Pada akhirnya semua akan ada di jalan pilihannya sendiri. Manusia memang makhluk sosial, tapi juga bukan tempat untuk bergantung. Harus belajar ikhlas. People change anytime. Dijaga aja kenangannya biar ngga pudar :')

Looking for a friend

What do you see from your parents? I just see religion, less love and affection. The way you communicate is important, how you can feel alive and be the person loved at home. The things I know is, I don't want to raise my children like my parents raised me. That's not good and not appropriate. Yes, I'm aware of the religion but I didn't get any value and advice. Mostly are unreasonable explanation and I can't get any good discussion. Either way I got high voice upon me or they didn't hear any words came through my mouth. I'm an adult already, need a discussion in both way not just 'Hey, we're your parents. You can't say anything againts us, it's not allowed in our religion'.