Skip to main content

valentine days

14 februari. valentine. hari kasih sayang.
begitukah?
tampaknya hari ini biasa saja. mentari masih bersinar begitu teriknya. burung burung masih berkicau pada dahan pohon yang berembun. juga para pekerja kantoran masih berlalu lalang dengan sibuknya di pagi hari ini.
jadi apa yang membuatnya spesial?
aku pikir tidak ada. sama seperti hari kemarin.
hari selasa, sehari dalam seminggu, dan empat kali dalam sebulan.

jika dibilang ini hari kasih sayang berarti di hari lain tidak ada lagi kasih sayang begitu?
tidak, bukan. ungkapkan saja kasih sayang itu dimana saja kapan saja dan kepada siapa saja. bukan harus terpatok pada status pacar atau tidak. itu menurutku.

jika memang tidak merayakan dan sama sekali tidak menganggap spesial tanggal 14 februari ini. ya sudahlah. diam tanpa perlu mengeluarkan amarah. tidak perlu segala caci maki itu keluar. itu menurutku.

bukan berarti aku menentangnya tapi bukan berarti juga aku merayakannya. hanya saja tidak ada yang begitu spesial di hari ini. itu menurutku.

jadi bagaimana harus mengambil sikap. itu pilihanmu.

ps: mungkin kemarin aku membuat coklat lelehan dengan isi susu putih di tengahnya. bukan. bukan untuk menjadikan hari ini begitu spesial sebagai hari kasih sayang. terlebih untuk merayakan hari raya kami. sebulan telah berjalan :)

Comments

Popular posts from this blog

Kematangan

Saya selalu suka membaca tulisan Uni Hesty di instagram. Seseorang yang sedang berusaha menyelesaikan study phd nya di negeri kangguru. Saya tidak kenal dia, saya hanya mampir ke profilenya setelah mendapatkan info dari Amrazing. Tulisannya manis, bisa bikin senyum sendiri sepanjang hari. Satu hal yang saya salut, dia menikmati semua waktunya yang tidak pasti bersama dengam orang yang dia sukai. Dia mengutarakannya dan tetap berada di sisinya meskipun orang yang dia sukai memberikan warna abu abu. Bukankah itu berat? Seperti tau dengan adanya penolakan tapi tidak dibarengi dengan pengusiran. Masih menjadi teman diskusi, bercanda dan melewati hari. Saya selalu terharu membaca setiap tulisannya. Sudah bukan roman picisan ala jaman anak SMA. Dia sudah matang secara perasaan. Send all warm regards to you mba, tetap bahagia ya :')

dresses

desain baju awal *source: om google* hasil masukkin kain ke tukang jait yah beda tipis. tipis beda. beda renda. beda saku. beda bahan. beda total -___- fyi gara gara bikin ini baju, 4 taun lalu gue ga dapet baju lebaran. uang kain sama uang jahit bahkan lebih mahal jaaaauh dibanding jatah duit lebaran yang mau dikasih ibu. dan asal lo tau sampe sekarang baju ini cuma kepake sekali doang. sekali selama 4 tahun. what the heck are you doing cil hah sok gaya mau ikutan cosplay nyatanya gapernah sekalipun -.- yah apa mau dikata, that's so me. suka membuat hal baru bahkan yang useless sekalipun.

Jalan Masa Depan

Tetiba kepikiran sama pekerjaan yang sekarang. Suka banget sama kantornya kenapa? Karena kerjaannya bukan? Atau sama orang orangnya? Atau karena peraturannya? Selama ini suka banget sama orang orangnya. Rasanya bukan kayak berangkat kantor tapi berangkat main. Kalo misalkan mereka ngga ada dan tergantikan gimana? Aku ngga siap kayaknya :') Satu udah pergi, satu lagi juga mau pergi. Yang satunya belum tentu bakal ada disitu terus. Rasanya pengen bilang kalo udah disini aja ngga usah kemana mana. Tapi masa depan kan di tangan masing masing, ngga bisa ngikutin, ngga bisa dipaksain. Pada akhirnya semua akan ada di jalan pilihannya sendiri. Manusia memang makhluk sosial, tapi juga bukan tempat untuk bergantung. Harus belajar ikhlas. People change anytime. Dijaga aja kenangannya biar ngga pudar :')