Skip to main content

bebas lepas

senang riang cerah. amat sangat.
hari ini seharusnya penjurian FC yang diadakan dari pukul 8 pagi hingga waktu yg tidak ditentukan.
dan harusnya pula aku ikut serta sebagai kandidat. tapi yah pada kenyataannya kasur cantikku seakan enggan melepas kepergianku.
diawali dengan bangun siang guling sana guling sini. mandi pagi. beres beres kamar. rapi rapi hand out yang bertebaran semester 3 kemarin. pilah pilah hand out baru buat uts besok. hingga cuci cuci sepatu pun aku lakukan hari ini. and you know what rasanya bahagia bangeeet. uda lama ga punya waktu buat diri sendiri dan uda lama ga berada di rumah selama hampir setengah hari seperti sekarang ini.

entah. mungkin karena kegiatan yang terlalu banyak juga perasaan yang tak menentu di mana sebenernya pencarian jati diri ini berujung yang menyebabkan rasa dalam dada ini meledak. hingga menangis tak tentu arah dan tak kenal waktu. pundak ini berat seakan menanggung banyak beban.

tapi hari ini entah mengapa pundak ini terasa ringan. keputusan pun sudah aku ambil meski aku tau akan berdampak pada buruknya komunikasi dengan mereka. tapi sudahlah.
aku sudah lelah menjaga citra baikku terhadap orang lain dan aku sudah lelah dengan peraturan yang ada.
biarkan aku melakukan apa yang kumau sekali ini saja.
sekali ini saja dengan tidak menghadiri penjurian itu.

Comments

Popular posts from this blog

nindi onnie, this is kind of little cute things right :">

berawal dari ketidakada kerjaan, senggang sesenggang senggangnya, gambar dan coretan kreatif ini dibuat. dalam sehelai tissue ini, terdapat coretan lugas yang dibuat oleh dua orang gadis polos nan lugu. tersangka utama adalah nindita nilasari dan silvia noordiana (aku). seharusnya kita berdua dengerin LPJ para pengurus harian marching yang emang saat itu lagi diadakan di ruang sidang 3 di gelanggang mahasiswa UGM. entah karena rasa bosan yang sudah amat sangat diiringi dengan rasa kelaparan yang tinggi akhirnya sehelai tissue kreatif ini berhasil dibuat. seru kan, obrolan kita ga penting sebenernya di sini, cuma sebuah coretan untuk membunuh waktu ahah yuk nindi onnie kapan lagi kita corat coreet :3 oh sebelumnya, jigeumeun non yoja ireumen, nindita onnie imnida :) nama panjangnya nindita nilasari, sekarang ini lagi kuliah di UGM jurusan bahasa korea. karena aku juga suka korea banget bahkan super maksi sukanya jadilah kita berbahasa koreaan :3 selain itu nih yaaaa mau ...

Jalan Masa Depan

Tetiba kepikiran sama pekerjaan yang sekarang. Suka banget sama kantornya kenapa? Karena kerjaannya bukan? Atau sama orang orangnya? Atau karena peraturannya? Selama ini suka banget sama orang orangnya. Rasanya bukan kayak berangkat kantor tapi berangkat main. Kalo misalkan mereka ngga ada dan tergantikan gimana? Aku ngga siap kayaknya :') Satu udah pergi, satu lagi juga mau pergi. Yang satunya belum tentu bakal ada disitu terus. Rasanya pengen bilang kalo udah disini aja ngga usah kemana mana. Tapi masa depan kan di tangan masing masing, ngga bisa ngikutin, ngga bisa dipaksain. Pada akhirnya semua akan ada di jalan pilihannya sendiri. Manusia memang makhluk sosial, tapi juga bukan tempat untuk bergantung. Harus belajar ikhlas. People change anytime. Dijaga aja kenangannya biar ngga pudar :')

Looking for a friend

What do you see from your parents? I just see religion, less love and affection. The way you communicate is important, how you can feel alive and be the person loved at home. The things I know is, I don't want to raise my children like my parents raised me. That's not good and not appropriate. Yes, I'm aware of the religion but I didn't get any value and advice. Mostly are unreasonable explanation and I can't get any good discussion. Either way I got high voice upon me or they didn't hear any words came through my mouth. I'm an adult already, need a discussion in both way not just 'Hey, we're your parents. You can't say anything againts us, it's not allowed in our religion'.