Skip to main content

pembelajaran, suatu bentuk bahan ajar

hari ini, 30 april. hari dimana april akan berakhir dan tergantikan oleh mei. begitu banyak pelajaran berharga dapat dipetik dari bulan ini. pelajaran tentang bagaimana manajemen waktu yang baik, pelajaran tentang bagaimana harus bersikap hingga pelajaran mengenai kebiasaan belajar.

bulan ini merupakan waktu dimana aku mengambil sebuah keputusan untuk menghentikan suatu keputusan lain yang telah lalu. off dari dunia part time. mungkin bagi seorang mahasiswa mencari sebuah lowongan part time itu gampang tapi keadaan untuk bertahan di dalamnya yang sekiranya sulit. banyak pekerja yang merupakan pegawai tetap, yang menjadikan pekerjaan tersebut sebagai pekerjaan utamanya. berbeda denganku yang mencari part time hanya untuk merasakan dan mencicipi pahit getirnya dunia kerja. terlihat perbedaan perlakuan, perkataan pedas hingga gunjingan di belakang tercipta. yah apa mau dikata terima saja semuanya dengan lapang dada. mungkin perbedaan pendidikan juga berpengaruh pada sikap dan perilaku masing masing orang bukan.

dan ketika dunia penuh soal dan hafalan sudah menanti di depan sana, aku sendiri masih terjebak dalam suatu keharusan mengisi kewajiban. ya besok uts dan aku berjaga shift malam. doaku selama waktu itu 'semoga hari ini sepi jadi bisa belajar ya Allah' dari sekian banyak hari yang dilalui hanya sehari terkabul sisanya padat merayap. bahkan hand out yang dibawa hanya tergeletak di belakang meja.

saat itu manajemen waktuku hanya ujian, tidur siang, kerja part time, begadang belajar, tidur, bangun subuh belajar, ujian dan begitu seterusnya selama berhari-hari. hal ini kulakukan karena aku merasa bertanggung jawab juga dalam bidang akademikku. di mana orang tuaku sudah membiayai kuliahku dengan kerja keras.
dan semoga semuanya berhasil dalam bidangnya. mungkin belum sepenuhnya manajemen waktuku ini dibilang baik. tapi semoga berhasil mendekati kata agak. yang berarti agak baik.

Comments

Popular posts from this blog

Kematangan

Saya selalu suka membaca tulisan Uni Hesty di instagram. Seseorang yang sedang berusaha menyelesaikan study phd nya di negeri kangguru. Saya tidak kenal dia, saya hanya mampir ke profilenya setelah mendapatkan info dari Amrazing. Tulisannya manis, bisa bikin senyum sendiri sepanjang hari. Satu hal yang saya salut, dia menikmati semua waktunya yang tidak pasti bersama dengam orang yang dia sukai. Dia mengutarakannya dan tetap berada di sisinya meskipun orang yang dia sukai memberikan warna abu abu. Bukankah itu berat? Seperti tau dengan adanya penolakan tapi tidak dibarengi dengan pengusiran. Masih menjadi teman diskusi, bercanda dan melewati hari. Saya selalu terharu membaca setiap tulisannya. Sudah bukan roman picisan ala jaman anak SMA. Dia sudah matang secara perasaan. Send all warm regards to you mba, tetap bahagia ya :')

dresses

desain baju awal *source: om google* hasil masukkin kain ke tukang jait yah beda tipis. tipis beda. beda renda. beda saku. beda bahan. beda total -___- fyi gara gara bikin ini baju, 4 taun lalu gue ga dapet baju lebaran. uang kain sama uang jahit bahkan lebih mahal jaaaauh dibanding jatah duit lebaran yang mau dikasih ibu. dan asal lo tau sampe sekarang baju ini cuma kepake sekali doang. sekali selama 4 tahun. what the heck are you doing cil hah sok gaya mau ikutan cosplay nyatanya gapernah sekalipun -.- yah apa mau dikata, that's so me. suka membuat hal baru bahkan yang useless sekalipun.

Jalan Masa Depan

Tetiba kepikiran sama pekerjaan yang sekarang. Suka banget sama kantornya kenapa? Karena kerjaannya bukan? Atau sama orang orangnya? Atau karena peraturannya? Selama ini suka banget sama orang orangnya. Rasanya bukan kayak berangkat kantor tapi berangkat main. Kalo misalkan mereka ngga ada dan tergantikan gimana? Aku ngga siap kayaknya :') Satu udah pergi, satu lagi juga mau pergi. Yang satunya belum tentu bakal ada disitu terus. Rasanya pengen bilang kalo udah disini aja ngga usah kemana mana. Tapi masa depan kan di tangan masing masing, ngga bisa ngikutin, ngga bisa dipaksain. Pada akhirnya semua akan ada di jalan pilihannya sendiri. Manusia memang makhluk sosial, tapi juga bukan tempat untuk bergantung. Harus belajar ikhlas. People change anytime. Dijaga aja kenangannya biar ngga pudar :')