Skip to main content

semanis kapas

kepada calon suamiku kelak,
apa kabar?

bukannya aku ingin menebak-nebak siapa dirimu di kala esok. aku hanya ingin berandai-andai, bagaimana jika esok, ketika waktunya tiba, aku akan menikah. bagaimana rasanya? apakah seperti di film-film?
jangan kaget, calon istrimu ini penyuka roman picisan. suka sekali menghabiskan waktu melahap habis film juga dorama fiksi.

aku suka melihat adegan dimana sang lelaki akan mempertaruhkan harga diri bahkan nyawa demi istrinya. bukan dalam konteks yang berlebihan, pikirkan saja tentang hidup bersama di masa tua. bukankah itu indah?

apakah kamu akan mencintaiku hingga masa tua dan hingga maut memisahkan?
apakah kamu akan tetap romantis seperti saat masa muda berjaya?
apakah kamu akan merindukanku ketika kita terpisah waktu barang semenit?
apakah kamu akan bersikap manis pada anak kita kelak?
apakah kamu akan berlaku sama ketika kulitku sudah mengendur?
apakah hidup bersamaku merupakan anugrah terindahmu?

beritahu aku saat waktunya tiba esok.
maafkan calon istrimu ini ya, aku memang suka berandai-andai. namun bukan berarti aku ingin cepat menemukanmu. sekali lagi aku hanya suka berandai-andai. dan itu menyenangkan bukan?

tulisan ini tertuang setelah melihat The Vow dan juga The Crazies. meskipun The Crazies bukan film roman picisan.

PS: saat ini aku mempunyai kekasih yang begitu menyenangkan, apakah mungkin itu adalah sosokmu kelak? beritahu aku jika saatnya tiba :)

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

:--------3

gery maulana <3

dresses

desain baju awal *source: om google* hasil masukkin kain ke tukang jait yah beda tipis. tipis beda. beda renda. beda saku. beda bahan. beda total -___- fyi gara gara bikin ini baju, 4 taun lalu gue ga dapet baju lebaran. uang kain sama uang jahit bahkan lebih mahal jaaaauh dibanding jatah duit lebaran yang mau dikasih ibu. dan asal lo tau sampe sekarang baju ini cuma kepake sekali doang. sekali selama 4 tahun. what the heck are you doing cil hah sok gaya mau ikutan cosplay nyatanya gapernah sekalipun -.- yah apa mau dikata, that's so me. suka membuat hal baru bahkan yang useless sekalipun.

pembiasaan kecil

tadi pagi. sekitar jam 8 pagi. dengan badan yang masih mager di atas kasur, selimut masih terpapar di atas badan, mata masih merem melek, dan bantal yang masih jelas ada di atas kepala. pertanyaan itu datang dengan tiba tiba. keluar dengan raut muka polos dan (agaknya) sedikit khawatir. 'mba bapak sakit ya? dari kemarin ko di rumah terus kayanya' ucap mba sari, orang yang bantuin bersih bersih rumah, mencuci, menyetrika hingga memasak. mba sari berbisik untuk mengatakannya takut ucapannya mengganggu ketenangan rumah. dengan raut muka yang masih merem melek aku seolah enggan menanggapinya. bukan karena malas tetapi lebih pada kenyataan yang seketika itu juga menamparku. dengan keras. 'hah ega ko mba ga sakit apa apa' ujarku sambil tersenyum. entah mengapa hanya kalimat itu yang keluar dari mulutku. bukan, bukan karena memang ada suatu penyakit. hanya saja aku baru saja tersadar. mulai memasuki februari 2012 ini bapak sudah mulai pensiun. yang berarti pemasukan ...