Skip to main content

Posts

Showing posts from 2015

Sepenggal Hiburan dari Korea Utara

Moranbong Band! Ada yang tau? Gue aja baru tau pffttt Ini band paling populer di Korea Utara. Entah ada berapa banyak band di Korea Utara yang notabene hampir semua hak kemanusiannya dibatasin. Ini band anggotanya cewek semua. Pertama denger namanya kirain bakalan creepy as hell. Ternyata setelah dengerin lagunya, boleh juga lah. https://www.youtube.com/watch?v=ERLaZ488I6k Itu link youtube buat yang penasaran sama ini Moranbong Band. Tapi beda sama band - girl band Korea Selatan yang biasanya tampil imut menggemaskan nan lucu, disini cewek - cewek di Moranbong Band terlihat lebih rapi dan ehem....agak jadul gitu sih. Baru-baru ini Moranbong Band tampil di parade peringatan 70 tahun partai Kim Jong Un berkuasa ( source: BBC news ). Entah penampilan dikemas menarik seperti di Music Bank Korea Selatan atau serupa dengan panggung megah penghargaan AMI awards . Siapa yang tau? Siaran langsungnya mungkin cuma ada di negara tetangga+konco kenthelnya di Cina, kalo ngga ya di Korea...

Out of control

Pengakuan dan cara sudut pandang orang. Dua hal ini sering kali menggoyahkan pendirian seseorang. Padahal jelas, tiap manusia punya jalannya masing-masing. Apa yang menjadi kebiasaan dan tabiat banyak orang yang akan selalu dipandang sebagai hal yang lumrah. Lebih jauhnya lagi berpatokan pada norma dan juga agama. Kembali pada konteks pola pikir manusia, Pernahkah, dalam suatu waktu kamu berpikir, bahwa satu titik ucapanmu dapat menjatuhkan segala benteng yang telah dia buat sangat kuat. Bagaimana jika keruntuhan yang ada tidak membuatnya bangkit seperti yang orang-orang katakan. Dan bagaimana jika apa yang kamu lakukan sama dengan menginjak harga dirinya sebagai manusia. Untuk terakhir kalinya, tolong, dia itu bukan kamu, dan kamu bukan juga dia. Jadi untuk apa berkata "seperti yang seharusnya" ?

Choices

Sepi itu indah, percayalah Sebuah bait dari Banda Neira - Hujan di Mimpi. Terkadang sunyi itu pilihan. Tinggal bagaimana kamu akan berjalan dalam kedapnya suara. Bagaimana kamu akan bertahan dalam kesunyian dunia. Tapi terkadang pula kita perlu untuk jujur pada diri sendiri. Tanpa bersandiwara.

Pressure

Ada beberapa hal yang pasti akan kamu lakukan jika berbincang dengan seseorang. Kontak mata, sentuhan fisik, dan kontrol nada suara. Tergantung dari seberapa dekat dan seberapa nyaman seorang tersebut dihadapanmu. Kontak mata buatku sendiri merupakan hal wajib yang harus dilakukan ketika seseorang mengajakmu bicara. Bukankah seseorang bicara akan terlihat menyenangkan jika diberi perhatian dan juga tatapan langsung. Akan lebih merasa berharga dan juga punya arti. Bagaimana? Tetapi ada suatu kondisi dimana tempat aku berpijak saat ini kontak mata bukanlah yang utama. Pemahaman adalah segalanya. Tentu saja ini merupakan hal baru buatku. Bukankah aku pernah menulisakan tentang hal ini pada tulisan yang telah lalu. Tentang bagaimana aku harus mendorong diriku sendiri untuk berusaha. Pemahaman singkat bisa saja merupakan perjalanan panjang. Entah seberapa keras aku berjuang setiap harinya, tapi bukankah setiap usaha pasti butuh pengorbanan. Jadi apa yang perlu disesalkan? M...

Pengasingan Diri

Teruntuk diriku yang sedang gundah. Dalam doaku selalu aku mengulang kata bahwa kompetisi dimulai dari diri sendiri, bukan dengan orang lain. Berusaha berjuang untuk menantang diri sendiri, seberapa keras batas limit yang ada. Dan Tuhan, jangan jadikan aku orang yang mudah dengki dan selalu berkaca pada orang lain. Jadikan aku orang yang penuh dengan rasa syukur dan baik prasangka. Jadikan aku orang yang mandiri, bukan seorang pengemis perhatian orang lain. Terkadang aku mempercantik diri sendiri hanya agar orang melihat bagaimana aku terlihat secara fisik. Tapi yang datang sekumpulan lalat yang bahkan tak tau malu, jauh dari kata busuk. Terkadang aku berusaha menyamakan bagaimana orang lain bersikap hanya agar orang melihat aku ada dan menjadi bagian. Tapi rasanya capek berpura-pura, yang pada akhirnya menarikku dari peredaran. Terkadang aku menjaga sikap hanya agar orang dapat merasa nyaman berada di sekitar. Tapi...sudahlah, marilah memulai hari yang baru. Jangan suka drama,...

Jogja Punya Gawe

Sebagai orang Jogja asli, yang dari buka mata pertama kali di kota teromantis ini pasti tau dong. Dari dulu Jogja ngga pernah sepi dari pawai budaya kirab. Ada aja tiap bulannya kirab budaya, ada aja tiap bulannya ada acara seni bertebaran. Flash back ingatan ke jaman masa kecil dulu, di mana ulang taun Jogja disambut dengan sangat meriah oleh semua penghuni sudut Jogja. Gegap gempita membahana. Sampai pinggiran jalan dan sudut jalan malioboro hingga pojok pasar bringharjo sudah terlalu pengap untuk bernafas. Semua datang dengan gembira menyambut pesona budaya yang akan disuguhkan bagi rakyat Jogja. Jogja itu kota istimewa, pesonanya begitu kuat hingga berakar dalam ingatan siapapun yang pernah merasakan pahit getirnya hidup di kota berbudaya ini. Tapi kian lama, pesona asli Jogja semakin memudar. Hanya berdasar pada riuhnya animo masyarakat untuk ikut andil dalam perkembangan acara acara masa kini. Ikut berlarian kesana kemari, mengikuti alur social media. Ikut merasakan tapi ha...