Skip to main content

feel my soul?

cinta itu seperti apa?
seperti kumpulan burung beterbangan? seperti kumpulan anai yang terbuang?
atau seperti kumpulan daging, basah dan berair?

ga ngerti sepenuhnya, bahkan membedakan mana cinta dan mana yang bukan bagiku sama saja.
semu. samar. dan gelap.
bagaimana mengatakannya, bagaimana menafsirkannya?
rasa itu ada. ya rasa yang banyak orang bilang sebagai cinta.
aku merasakannya. rasa ketika bisa melihatnya dan rasa ketika bisa tertawa bersamanya.
dan rasa itu sempat ada. rasa ituuu. rasa di mana ketika dadamu berdenyut sewaktu dia lebih mengerti tentang wanita lain.

itu apa? apa itu? apa apa?
semacam jealous? oh hell bahkan aku sendiri tak mengerti.
yang kutahu hanya dadaku yang terasa sakit ketika mendengarnya. ketika melihatnya. dan ketika menatapnya.

yah biarkan lah, biarkan semua pada tempatnya.
rasa dimana aku menatap sedih seorang sosok laki laki yang pandangan arah matanya jelas ke arah lain. ke arah perempuan yang kembali menatap seorang yang berbeda.

ketika pandangan kami tak saling menyatu, ketika mata kami hanya melihat punggung yang berbeda,
di situlah ada cinta. mungkin tidak baik tapi juga tidak buruk.
mungkin benar dan mungkin juga salah. mungkin sakit tapi tidak selamanya menyedihkan

Comments

Popular posts from this blog

Kematangan

Saya selalu suka membaca tulisan Uni Hesty di instagram. Seseorang yang sedang berusaha menyelesaikan study phd nya di negeri kangguru. Saya tidak kenal dia, saya hanya mampir ke profilenya setelah mendapatkan info dari Amrazing. Tulisannya manis, bisa bikin senyum sendiri sepanjang hari. Satu hal yang saya salut, dia menikmati semua waktunya yang tidak pasti bersama dengam orang yang dia sukai. Dia mengutarakannya dan tetap berada di sisinya meskipun orang yang dia sukai memberikan warna abu abu. Bukankah itu berat? Seperti tau dengan adanya penolakan tapi tidak dibarengi dengan pengusiran. Masih menjadi teman diskusi, bercanda dan melewati hari. Saya selalu terharu membaca setiap tulisannya. Sudah bukan roman picisan ala jaman anak SMA. Dia sudah matang secara perasaan. Send all warm regards to you mba, tetap bahagia ya :')

dresses

desain baju awal *source: om google* hasil masukkin kain ke tukang jait yah beda tipis. tipis beda. beda renda. beda saku. beda bahan. beda total -___- fyi gara gara bikin ini baju, 4 taun lalu gue ga dapet baju lebaran. uang kain sama uang jahit bahkan lebih mahal jaaaauh dibanding jatah duit lebaran yang mau dikasih ibu. dan asal lo tau sampe sekarang baju ini cuma kepake sekali doang. sekali selama 4 tahun. what the heck are you doing cil hah sok gaya mau ikutan cosplay nyatanya gapernah sekalipun -.- yah apa mau dikata, that's so me. suka membuat hal baru bahkan yang useless sekalipun.

Jalan Masa Depan

Tetiba kepikiran sama pekerjaan yang sekarang. Suka banget sama kantornya kenapa? Karena kerjaannya bukan? Atau sama orang orangnya? Atau karena peraturannya? Selama ini suka banget sama orang orangnya. Rasanya bukan kayak berangkat kantor tapi berangkat main. Kalo misalkan mereka ngga ada dan tergantikan gimana? Aku ngga siap kayaknya :') Satu udah pergi, satu lagi juga mau pergi. Yang satunya belum tentu bakal ada disitu terus. Rasanya pengen bilang kalo udah disini aja ngga usah kemana mana. Tapi masa depan kan di tangan masing masing, ngga bisa ngikutin, ngga bisa dipaksain. Pada akhirnya semua akan ada di jalan pilihannya sendiri. Manusia memang makhluk sosial, tapi juga bukan tempat untuk bergantung. Harus belajar ikhlas. People change anytime. Dijaga aja kenangannya biar ngga pudar :')