Skip to main content

review movie - perfume: the story of a murderer


peringatan besar kalo mau nonton ini film yah, JANGAN SAMBIL MAKAN.
seriously don't. karena apa? karena dijamin bakal muntah semua itu makanan yang ada saking jijiknya.
scene awalnya bener bener buruk, di tempat jijik banyak cacing larva sampah dan itu pake di zoom.
zoom. zoom. zoom. zoom. zoom!
ga sambil makan aja uda mau muntah gitu apalagi pake makan. coba deh bayangin. sekarang. tapi ga usah pake muntah.

so ini film bercerita tentang yah emm kalo aku sebut sih seorang psikopat yang mau cari jati diri dan arti eksistensinya di dunia ini. bener bener psycho ini orang, namanya Jean-Baptiste Grenouille dilahirkan dengan cara yang tidak wajar (menurutku sih). ibunya ngelahirin dia di pasar tempat jualan ikan euuuh~
ga steril banget kan ya, dan itu dia nglahirin sendiri tanpa bantuan siapapun habis itu si jean ditendang deh tuh ke tempat pembuangan sampah ._.
dari awal lahir Jean-Baptise Grenouille uda mulai menjalani kehidupan yang keras. tapi di sisi lain dia punya bakat super. dia bisa membedakan dan mengerti tentang bau apa saja. bahkan dia bisa mengenali bau khas tubuh orang yang yah berbeda-beda.

keahliannya itu membuat Jean jadi terobsesi dengan bau, dan obsesinya menuju pada hal tentang bagaimana menangkap bau agar tidak hilang untuk selamanya. hal ini lebih mengacu pada bau khas tubuh seorang manusia yang akan hilang setelah mereka mati.
obsesi Jean membawanya pada banyak tindakan pembunuhan wanita usia muda dan berparas cantik di.....ehem tempatnya gue lupa :B
setelah dibunuh diolesin lah itu tubuh para perempuan muda dari kepala sampe ujung kaki dengan lemak binatang dan dibungkus dengan kain agar bau tubuh khasnya terserap dalam lemak binatang. habis itu direbus dan diuapkan hingga didapatkan setetes demi setetes parfum dari bau tubuh para perempuan muda tersebut.

habis didapat 13 botol (kayanya sih) dicampur campur kan ya itu parfum semuanya. efek yang dihasilkan dari parfum itu wow bangeeet. bikin orang yang cium itu parfum jadi berasa di surga dan memperlakukan Jean-Baptise yang pake parfum jadi kaya malaikat. dihormati banget. tapi yah efek itu parfum si sisi lain juga bikin mabuk banget. dan euuh banget adegan yang ini liatnya. lapangan bola yang penuh dengan orang orang itu pada mabuk semua dan making love semua. bugil. telanjang bulat. everyone. all of them. tak terkecuali si pastur.
gue cuma bisa ternganga lebar ngeliatnya sih antara jijik takjub sama ga ngerti harus kasih ekspresi apa lagi ._.

tapi yah namanya juga psikopat, setelah obsesi tercapai Jean-Baptise masih ga ngerti apa gunanya dia di dunia ini. apa keberadaannya diakui. mengapa dia tidak bisa mencintai orang lain. dan sejuta tanda tanya lainnya.

keren sih ini film kecuali yah part scene yang making love masal itu. worthed banget buat yang emang penyuka film bergenre thriller tapi pake mikir. dan ehem buat info aja nih ada professor snape (film harry potter) ikut main di sini :D

the cast

Comments

Popular posts from this blog

nindi onnie, this is kind of little cute things right :">

berawal dari ketidakada kerjaan, senggang sesenggang senggangnya, gambar dan coretan kreatif ini dibuat. dalam sehelai tissue ini, terdapat coretan lugas yang dibuat oleh dua orang gadis polos nan lugu. tersangka utama adalah nindita nilasari dan silvia noordiana (aku). seharusnya kita berdua dengerin LPJ para pengurus harian marching yang emang saat itu lagi diadakan di ruang sidang 3 di gelanggang mahasiswa UGM. entah karena rasa bosan yang sudah amat sangat diiringi dengan rasa kelaparan yang tinggi akhirnya sehelai tissue kreatif ini berhasil dibuat. seru kan, obrolan kita ga penting sebenernya di sini, cuma sebuah coretan untuk membunuh waktu ahah yuk nindi onnie kapan lagi kita corat coreet :3 oh sebelumnya, jigeumeun non yoja ireumen, nindita onnie imnida :) nama panjangnya nindita nilasari, sekarang ini lagi kuliah di UGM jurusan bahasa korea. karena aku juga suka korea banget bahkan super maksi sukanya jadilah kita berbahasa koreaan :3 selain itu nih yaaaa mau ...

Jalan Masa Depan

Tetiba kepikiran sama pekerjaan yang sekarang. Suka banget sama kantornya kenapa? Karena kerjaannya bukan? Atau sama orang orangnya? Atau karena peraturannya? Selama ini suka banget sama orang orangnya. Rasanya bukan kayak berangkat kantor tapi berangkat main. Kalo misalkan mereka ngga ada dan tergantikan gimana? Aku ngga siap kayaknya :') Satu udah pergi, satu lagi juga mau pergi. Yang satunya belum tentu bakal ada disitu terus. Rasanya pengen bilang kalo udah disini aja ngga usah kemana mana. Tapi masa depan kan di tangan masing masing, ngga bisa ngikutin, ngga bisa dipaksain. Pada akhirnya semua akan ada di jalan pilihannya sendiri. Manusia memang makhluk sosial, tapi juga bukan tempat untuk bergantung. Harus belajar ikhlas. People change anytime. Dijaga aja kenangannya biar ngga pudar :')

Looking for a friend

What do you see from your parents? I just see religion, less love and affection. The way you communicate is important, how you can feel alive and be the person loved at home. The things I know is, I don't want to raise my children like my parents raised me. That's not good and not appropriate. Yes, I'm aware of the religion but I didn't get any value and advice. Mostly are unreasonable explanation and I can't get any good discussion. Either way I got high voice upon me or they didn't hear any words came through my mouth. I'm an adult already, need a discussion in both way not just 'Hey, we're your parents. You can't say anything againts us, it's not allowed in our religion'.