Bapak itu lucu, paling nggak suka nunjukin sikap perhatian ke anaknya. Kalo tersipu sukanya buang muka, padahal di balik itu bapak tersenyum simpul. Kalo ditanya perihal di mana barang barang pasti dijawab ‘ ngga tahu’, tapi di tengah kelimpungan cari barang, tiba tiba bapak dateng dengan barang yang dicari. Digeletakin gitu aja tanpa bilang apa apa. Manis banget kan, kayak cowo yang sok cuek-tapi-peduli gitu. Yang kalo dikejar malah makin jauh *whoops*. Bapak suka ngajakin diskusi politik, secara dari background edukasi bapak memang bidang hukum. Tapi kadang juga aku melongo, nggak ngerti yang diomongin. Ujung ujungnya aku dan bapak berdebat gara-gara kita liat dari kacamata yang berbeda. Tapi dari situ wawasanku bertambah. Bapak mengajarkan hal hal yang tidak dapat dijangkau rasional oleh mata. Bapak mengajarkan tentang kompleksnya kehidupan dalam politik, yang entah kenapa, malah membuatku semakin anti politik. Maafkan anakmu ini ya Pak, aku tau Bapak mau aku masuk ke bi...
a journey indeed, full of blessed kiss and love