Bapak itu lucu, paling nggak
suka nunjukin sikap perhatian ke
anaknya. Kalo tersipu sukanya buang muka, padahal di balik itu bapak tersenyum
simpul. Kalo ditanya perihal di mana barang barang pasti dijawab ‘ngga tahu’, tapi di tengah kelimpungan
cari barang, tiba tiba bapak dateng dengan barang yang dicari. Digeletakin gitu aja tanpa bilang apa apa. Manis
banget kan, kayak cowo yang sok cuek-tapi-peduli gitu. Yang kalo dikejar malah
makin jauh *whoops*.
Bapak suka ngajakin diskusi politik, secara dari background edukasi bapak memang bidang
hukum. Tapi kadang juga aku melongo, nggak ngerti yang diomongin. Ujung ujungnya
aku dan bapak berdebat gara-gara kita liat dari kacamata yang berbeda. Tapi
dari situ wawasanku bertambah. Bapak mengajarkan hal hal yang tidak dapat
dijangkau rasional oleh mata. Bapak mengajarkan tentang kompleksnya kehidupan
dalam politik, yang entah kenapa, malah membuatku semakin anti politik. Maafkan
anakmu ini ya Pak, aku tau Bapak mau aku masuk ke bidang hukum, tapi aku
menolak. Terimakasih juga Bapak sudah memberikan kebebasan ruang dalam menjadi
diriku apa adanya, terlepas dari itu semua aku tetap anak Bapak kok. Ya, kan
Pak? ;)
#Day11 #SehariMenuliSatu #SwaragamaFM
Comments
Post a Comment