Kamu tahu rasanya bersembunyi dalam gelak tawa palsu? Kamu tahu rasanya berkubang dalam keramaian yang bahkan jauh dari keseharian? Dan apakah kamu tahu, apakah sahabatmu benar benar tulus dengan semua ceritanya? Terkadang, rasa ingin diterima orang lain itu begitu besar. Hingga mendesak sisi diri kita sendiri untuk bersembunyi menjauh. Terdesak hingga ujung kata yang terbilang "biasanya" dan "harusnya". Hingga menciptakan tabiat palsu, demi sebuah eksistensi.
Bukan menjadi apa yang orang lain mau untuk menjadi diterima sekitar, tapi lebih pada menjadi diri kita sendiri tanpa paksaan. Bukan menyembunyikan sisi diri kita yang lain dari kebanyakan orang, bukan. Yang perlu kita temukan adalah orang yang benar benar menerima kita apa adanya, dari segala sisi, dan segala rupa. Bukankah sahabat terbaik itu seperti bermain petak umpet? Menyembunyikan segala buruk rupa dan menemukan kelebihan kita. Jadi, apakah kamu yang sedang bermain petak umpet bersamaku?
![]() |
| Source: Google |
#Day3 #SehariMenuliSatu #SwaragamaFM

Comments
Post a Comment